Senin, 29 Juni 2015

Dewasa ini pemrograman berorientasi objek bukanlah hal yang baru. Pemrograman berorientasi merupakan pemrograman yang menjadikan objek sebagai komponen utama dalam sistem. 
Kenapa berorientasi objek ? Berikut ada beberapa alasan kenapa menggunakan pendekatan berorientasi objek:
  1. Objek oriented memungkinkan untuk penggunaan kode berulang-ulang
  2. Baik untuk pengaturan permasalahan yang memiliki kompleksitas tinggi
  3. Mendukung pekerjaan secara tim, karena mudah melakukan pengembangan secara paralel 
Didalam pemrograman berorientasi objek ada istilah yang umumnya dikenal, yaitu objek dan class. Apa itu objek? Apa itu class?

Objek merupakan suatu entitas yang mampu menyimpan informasi (status) dan mempunyai operasi (kelakuan) yang dapat diterapkan atau dapat berpengaruh pada status objeknya. Objek memiliki beberapa karakteristik, yaitu:
  1. state,
  2. identity,
  3. behaviour.
Sedangkan  class merupakan sekumpulan objek yang memiliki ciri yang sama, dengan kata lain class merupakan template (blue print) dari objek yang menggambarkan:
  • apa ciri objek
  • bagaimana objek dibangun
  • bagaimana objek bereaksi atas pesan dan kesalahan
žSebuah class merupakan definisi dari objek, atribut dan method yang dideklarasikan di dalam class tidak memiliki nilai. Objek dibuat sebagai instance dari sebuah class. Setiap objek memiliki atribut dan method sendiri. Nilai yang dimiliki oleh atribut menggambarkan keadaan dari objek tersebut.


ž